Langsung ke konten

Nol Bersih + Alam: Komitmen Kami terhadap Iklim

Net Zero + Nature

Pembaruan 27 Juni 2024: Meski target iklim kami tidak berubah sejak pertama kali kami menetapkannya pada tahun 2021, definisi “Nol Bersih” di tingkat perusahaan terus diperdebatkan oleh berbagai organisasi pembuat standar. Kami telah membagikan bagaimana target-target kami berkontribusi terhadap tujuan nol bersih global dalam laporan kemajuan terbaru kami di sini.

Saya telah bekerja sebagai ilmuwan di beberapa negara seperti Kenya, Brasil, dan Meksiko, mempelajari ekosistem alam dan bagaimana ekosistem tersebut menopang kehidupan di planet ini tanpa memungut biaya apa pun. Penduduk setempat menceritakan perjuangan mereka untuk bertahan hidup sementara umat manusia merusak sistem ini satu per satu. Cerita-cerita ini sangat memengaruhi pemikiran saya. Kemudian, pada tahun 2009, saya menjadi bagian dari tim yang mengembangkan metodologi penargetan iklim berbasis sains pertama, melahirkan gerakan yang sekarang didukung oleh lebih dari 1.000 perusahaan.

Hari ini, saya beruntung dapat menggabungkan kecintaan saya terhadap sains dan bercerita di Netflix, dan tujuan kami adalah menghibur dunia. Namun, dunia yang layak huni diperlukan agar kami dapat menghibur. Ilmuwan di seluruh dunia setuju bahwa kita perlu menstabilkan iklim agar kenaikan suhu tidak lebih dari 1,5 °C untuk menghindari konsekuensi terburuk dari perubahan iklim—dan memastikan sistem pendukung kehidupan yang sehat bagi anak-anak kita.

Untuk membantu mewujudkan sasaran ini, Netflix akan mencapai emisi gas rumah kaca nol bersih pada akhir 2022, dan setiap tahun setelahnya. Kami memiliki rencana yang disebut Nol Bersih + Alam, dan berikut cara kerjanya:

Langkah 1: MENGURANGI emisi kami

Kami akan mulai terlebih dahulu dengan mengurangi emisi internal, sejalan dengan tujuan Perjanjian Paris untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5 °C. Kami juga akan mengurangi emisi Cakupan 1 dan 2 sebesar 46% pada tahun 2030, berdasarkan Panduan Science-Based Targets Initiative (SBTi).

Langkah 2: MEMPERTAHANKAN penyimpanan karbon yang ada

Pada akhir tahun 2021, kami akan sepenuhnya menetralkan emisi yang tidak dapat kami hindari secara internal, termasuk emisi Cakupan 3, dengan berinvestasi dalam proyek-proyek yang mencegah penetrasi karbon ke atmosfer. Kami akan memulai dengan melestarikan kawasan alami yang terancam, seperti hutan tropis yang sangat penting untuk mencapai sasaran iklim global.

Langkah 3: MENGHILANGKAN karbon dari atmosfer

Pada akhir tahun 2022, kami akan menurunkan semua emisi yang tersisa ke nol bersih dengan berinvestasi dalam regenerasi ekosistem alam yang penting. Proyek-proyek ini, seperti pemulihan padang rumput, hutan bakau, dan tanah yang sehat, dapat menangkap dan menyimpan karbon, selain menawarkan manfaat lain.

Alam menjadi inti dari komitmen kami karena para pemimpin lingkungan seperti Christiana Figueres mengatakan bahwa kita tidak dapat mencapai sasaran iklim tanpa melindungi dan meregenerasi ekosistem alami. Pendekatan ini memberi kita waktu untuk melakukan dekarbonisasi ekonomi kita, sembari memulihkan sistem yang menopang kehidupan di planet ini.

Misalnya, proyek Lightning Creek Ranch di Oregon menunjukkan bagaimana kami mencapai tujuan “mempertahankan” penyimpanan karbon—dengan investasi yang membantu melestarikan padang rumput terbesar di Amerika Utara. Di Kenya, kami mendukung Kasigau Corridor REDD+ Project, untuk melindungi hutan lahan kering yang menjadi habitat bagi ratusan spesies langka dan menawarkan alternatif pendapatan sehingga penduduk setempat tidak harus terlibat dalam kegiatan yang tidak berkelanjutan seperti perburuan liar.

Kiri: Proyek Padang Rumput Oregon, atas izin dari The Nature Conservancy dan Aaron Huey. Kanan: Proyek Kasigau Corridor REDD+, atas izin dari Filip Agoo.

Strategi Berbasis Sains

Strategi pengurangan emisi kami sejalan dengan kriteria dalam Science-Based Targets Initiative (SBTi). Kami bergabung dengan kelompok perusahaan Business Ambition for 1.5°C PBB, serta America is All In, sebuah konsorsium yang berkomitmen mewujudkan tujuan Perjanjian Paris untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5 °C. Untuk melihat daftar lengkap organisasi yang berafiliasi dengan kami, silakan kunjungihttps://about.netflix.com/id/sustainability.

Strategi kami dibuat berdasarkan saran lebih dari 60 ahli, mulai dari peneliti di Lawrence Berkeley National Laboratory, pakar energi terbarukan dan penerbangan berkelanjutan di ENGIE Impact, hingga ahli kebijakan di Natural Resources Defense Council. Kami juga membentuk kelompok penasihat independen yang terdiri dari para ahli yang secara sukarela memberikan konsultasi dan memberi kami dorongan:

Di bawah ini, Anda dapat membaca reaksi terhadap Nol Bersih + Alam dari beberapa anggota kelompok penasihat ini. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang data ilmiah dan perhitungan di balik strategi kami, silakan baca blog teknis dan laporan Lingkungan, Sosial, Tata Kelola 2020.

Memahami jejak karbon kami

Jejak karbon kami untuk tahun 2020 adalah 1.100.000 ton metrik. Sekitar setengah (50%) dari jejak karbon tersebut berasal dari produksi fisik film dan serial dengan merek Netflix, baik yang kami kelola secara langsung (seperti The Midnight Sky), atau melalui perusahaan produksi pihak ketiga (seperti Our Planet dan You vs. Wild). Ini juga mencakup konten yang kami lisensikan di bawah merek Netflix (seperti My Octopus Teacher dan Down to Earth with Zac Efron).

Sisanya (45%) berasal dari operasi perusahaan kami (seperti kantor yang kami sewa) dan produk yang dibeli (seperti pembelanjaan pemasaran kami). Kami juga menggunakan penyedia layanan awan seperti Amazon Web Services dan jaringan distribusi konten Open Connect untuk melakukan streaming layanan kami. Layanan ini menyumbang 5% dari jejak karbon kami.

Kami tidak menyertakan emisi dari transmisi internet atau perangkat elektronik yang digunakan anggota kami untuk menonton Netflix. Penyedia layanan Internet dan produsen perangkat memiliki kendali operasional atas desain dan pembuatan peralatan mereka1, jadi idealnya mereka bertanggung jawab atas emisi ini.

Meski demikian, kami bergabung dengan upaya penelitian bernama DIMPACT yang menetapkan konsensus tentang cara mengukur jejak streaming dan penggunaan internet lainnya. Proyek ini dipimpin oleh University of Bristol, dan di sini para peneliti mengembangkan alat kalkulasi yang kami gunakan untuk memvalidasi perkiraan kami sendiri, yang menyimpulkan bahwa satu jam streaming di Netflix pada tahun 2020 menghasilkan emisi di bawah 100gCO2e, setara dengan mengendarai mobil dengan bahan bakar gas sejauh 400 meter. Hasil ini konsisten dengan perkiraan rekan-rekan kami dan telah divalidasi oleh kelompok penasihat independen kami. Carbon Trust akan menerbitkan Buku Putih mengenai topik ini dalam waktu dekat. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai jejak karbon dari streaming, industri kami dapat menguranginya secara lebih baik.

Cerita Keberlanjutan

Di dunia hiburan, keberlanjutan adalah kisah epik yang sudah diceritakan oleh par kreator. Pada tahun 2020, 160 juta rumah tangga di seluruh dunia telah memilih untuk menonton setidaknya satu film atau acara di Netflix yang membantu pemirsa memahami isu ini secara lebih baik.

Sebagai contoh, 100 juta rumah tangga telah menonton Our Planet sejak dirilis pada bulan April 2019. . Serial dokumenter tentang saling ketergantungan antara ekosistem dan makhluk hidup di bumi, yang dinarasikan oleh David Attenborough, memenangkan dua Primetime Emmy dan penghargaan lainnya. Awal bulan ini, _My Octopus Teacher_mendapat nominasi Piala Oscar, setelah memenangkan penghargaan lainnya.

Seperti yang dikatakan Attenborough, “Kita harus belajar bagaimana bekerja bersama alam, bukan melawannya.” Nol Bersih + Alam adalah inisiatif besar pertama kami untuk mencapai tujuan ini. Nantikan informasi lebih lanjut.


1 Belum ada panduan akuntansi GRK untuk perusahaan streaming terkait hal ini. Menurut protokol GRK, metode paling umum yang digunakan untuk mengalokasikan emisi ke satu perusahaan tertentu atau lainnya disebut “metode kontrol operasional” (halaman 18 dari Protokol).[


Emma Stewart, Ph.D. bertindak sebagai Netflix Sustainability Officer pertama, posisi yang telah dipegangnya sejak Oktober 2020. Ia mendapat gelar Ph.D. dari Stanford University dan B.A. Kehormatan dari Oxford University. Sebelum bergabung di Netflix, ia menjabat sebagai Direktur World Resources Institute, Kepala Solusi Berkelanjutan di Autodesk, sebuah perusahaan perangkat lunak desain terkemuka dan di sini ia ikut menulis target iklim perusahaan berbasis sains pertama di dunia, dan mendirikan departemen Penelitian dan Pengembangan di Business for Social Responsibility. Ia telah memberikan kontribusi untuk berbagai buku dan mengajar “Intrapreneurship for Sustainability” di UC Berkeley dan Stanford University.


Reaksi dari komunitas berkelanjutan

“Strategi Keberlanjutan Netflix bagaikan musik di telinga kami. Kami senang melihat Netflix menerapkan gangguan positif yang sama terhadap keberlanjutan seperti yang diterapkan perusahaan dalam bisnis mereka, meningkatkan ambisi untuk mencapai sasaran emisi nol-bersih jangka pendek, dan memanfaatkan kekuatan super mereka dalam bercerita untuk mendidik dan menghibur publik.” Christiana Figueres, salah satu penggagas Perjanjian Paris PBB, salah satu pendiri Global Optimism

"Netflix menunjukkan kepada dunia bagaimana menggabungkan pengurangan GRK—karbon hitam—dengan memulihkan penyerap karbon alami— karbon hijau—melalui pendekatan ilmiah yang solid. Saya terinspirasi oleh potensi perubahan transformatif yang dapat mereka capai dengan memberikan teladan, baik di belakang dan di depan kamera." Dr. Johan Rockström, Direktur Potsdam Institute for Climate Impact Research

"Industri film membutuhkan pemimpin dalam aksi iklim (climate action). Mengubah dunia dimulai dengan satu perusahaan yang mengambil langkah pertama dan menginspirasi perusahaan lainnya untuk mengikuti jejak mereka. Saya senang Netflix mengambil peran kepemimpinan ini, berdasarkan ilmu fisika, yang menjelaskan bagaimana pilihan kita memengaruhi dunia kita, dan ilmu sosial, yang menjelaskan bagaimana kita dapat membuat perubahan itu terjadi." Dr. Katharine Hayhoe, Kepala Ilmuwan, The Nature Conservancy, Guru Besar dan Ketua Jurusan, Texas Tech University

“Netflix berada di garis depan dalam aksi iklim dengan menggunakan model yang menggabungkan target pengurangan internal yang selaras secara ilmiah dan upaya pengurangan dan penghilangan emisi berkualitas tinggi melalui solusi yang berbasis alam. Sangat penting bagi perusahaan untuk menemukan cara berinvestasi di ekosistem yang paling rentan di dunia karena perlindungan dan pelestarian hutan kita memainkan peran penting dalam perang melawan perubahan iklim.” Kelley Kizzier, Wakil Presiden Iklim Global, Environmental Defense Fund


Pembaruan 7 Maret 2023. Kami telah memperbarui persentase target kami agar lebih spesifik terhadap target berbasis sains kami untuk emisi Cakupan 1 dan 2 serta memastikan konsistensi di seluruh laporan.

Pembaruan 2 November 2021: Artikel ini telah diperbarui untuk mencerminkan perubahan dalam strategi pengurangan emisi kami.

Pembaruan 16 Mei 2021: Artikel ini telah diperbarui untuk mencerminkan penambahan dua nama baru ke kelompok ahli penasihat independen kami.