Hiburan
16 Desember 2020Film Fantasi Tiongkok Epik Dipersembahkan oleh Talenta Terbaik Asia - Guo Jingming, Kenji Kawai, dan 4th Creative Party - Bergabung untuk Menghadirkan Interpretasi Baru Onmyōji Karya Baku Yumemakura.
Trailer Resmi | Poster Film | Foto ProduksiSingapura, 16 Desember 2020 — Netlix, layanan streaming global terkemuka, telah mendapatkan hak eksklusif untuk The Yin-Yang Master: Dream Of Eternity, film fantasi berbahasa Tionghoa berdasarkan novel fantasi Jepang, Onmyōji, yang ditulis/disutradarai oleh Guo Jingming, kreator Tiny Times. Dibintangi Mark Chao dan Allen Deng, film ini direalisasikan oleh tim produksi terbaik di Asia dan akan tersedia di seluruh dunia di Netflix, mulai 5 Februari 2021.
The Yin-Yang Master: Dream Of Eternity dibuat berdasarkan novel Onmyōji, mahakarya fantasi Jepang karya Baku Yumemakura, dengan cerita yang berpusat pada Abe no Seimei, master yin-yang paling terkenal selama periode Heian, dan pertemuan imajinernya dengan iblis dan roh jahat. Sejak pertama kali diterbitkan pada 1986, novel orisinalnya telah menikmati popularitas tak tergoyahkan selama tiga dekade, diadaptasi menjadi buku komik, film, serial TV, pertunjukan Kabuki, game ponsel, dan dinobatkan sebagai salah satu kekayaan intelektual Asia kontemporer yang paling populer.
Sutradara Guo Jingming menegaskan, “Saya sangat senang The Yin-Yang Master: Dream Of Eternity akan segera diperkenalkan kepada pemirsa global di Netflix. Keuntungan terbesar yang saya dapatkan saat mengadaptasi estetika oriental klasik seperti ini adalah memiliki kesempatan berkolaborasi dengan tim kreatif untuk memvisualisasikan dunia oriental yang misterius, elegan, tetapi juga berbahaya dan penuh tantangan dalam segala aspeknya. Saya berharap anggota Netflix akan menikmati dunia The Yin-Yang Master dan menemukan kesenangan mereka sendiri dalam perjalanan fantasi ini.”
Kepribadian yang kontradiktif dari protagonis Seimei dan Hiromasa, telah lama menjadi topik perbincangan panas di kalangan penggemar novel ini. Mark Chao, yang memerankan Qingming (Seimei), menyatakan bahwa ”untuk mempersiapkan peran sebagai Qingming, saya membaca kembali novel orisinalnya dan menonton ulang versi Jepang film tersebut. Oleh karena tidak mungkin untuk melampaui penafsiran klasiknya, saya harus mencari jalan yang berbeda. Pada akhirnya, setelah bekerja sama dengan sutradara, kami menemukan Qingming yang eksentrik dan licik, yang telah menjalani latihan seni bela diri yang intens, dengan harapan dapat menyampaikan pengalaman menyegarkan bagi pemirsa baru dan penggemar lama melalui platform global Netflix.”
Allen Deng, yang memerankan Boya (Hiromasa), menambahkan bahwa “Boya yang saya perankan adalah seorang yang pemberani dan petarung hebat di permukaan, tetapi sebenarnya memiliki cara berpikir yang sederhana. Ia bersimpati kepada Qingming, yang berbagi penderitaan yang sama dengannya, tetapi Qingming juga orang yang membunuh ibunya. Hubungan cinta dan benci di antara kedua karakter ini menghasilkan perubahan besar pada kepribadian Boya. Hal yang paling saya ingat adalah adegan pertarungan antara mereka. Kami melakukan pengambilan gambar selama sepuluh hari berturut-turut tanpa pemeran pengganti, saling mendukung di dalam dan di luar adegan, dan mengembangkan persaudaraan yang kuat. Saya berharap pemirsa Netflix akan menyukai dunia The Yin-Yang Master yang dibuat ulang mengikuti aslinya, tetapi sedikit berbeda ini.”
The Yin-Yang Master: Dream Of Eternity menyatukan para kreator dan aktor paling berbakat di Asia, dengan ambisi menciptakan kembali fantasi oriental klasik. Ditulis dan disutradarai oleh kreator Tiny Times, Guo Jingming, Dream Of Eternity menampilkan pemeran hebat yang termasuk Mark Chao, Allen Deng, Jessie Li, Olivia Wang, dan Wang Duo. Tim produksi Asia ternama yang mengerjakan film ini termasuk komposer Jepang Kenji Kawai (Ghost in the Shell), perusahaan efek spesial Korea terkemuka, 4th Creative Party (Okja, Snowpiercer), desainer Taiwan terkenal, Jamie Wei Huang (Tiny Times) dan timnya, serta Direktur Seni Nan Tu (Legend of the Demon Cat), yang sedang mengerjakan karya lain berdasarkan novel-novel Baku Yumemakura untuk kedua kalinya sekarang. Bersama-sama, para pemeran dan tim produksi yang tangguh ini menghidupkan dunia Dream Of Eternity yang fantastis.
The Yin-Yang Master: Dream Of Eternity dimulai dengan master yin-yang muda, Qingming (Mark Chao), yang pergi ke Ibu Kota atas perintah gurunya untuk ambil bagian dalam upacara Surga. Qingming mendapat tugas untuk mengurung iblis ular selamanya dan mencegahnya terbangun dari tidurnya selama 300 tahun dan sekali lagi meneror orang-orang. Namun, iblis ular yang sekarang bebas itu kuat dan perkasa. Qingming bekerja sama dengan seorang kesatria bernama Boya (Allen Deng), Master Nanjiang (Jessie Li), dan Master Heshou (Wang Duo)dari Observatorium Imperial untuk mengenyahkan si iblis ular. Di tengah kekacauan dan krisis ini, konspirasi besar yang melibatkan sang putri (Wang Ziwen) mulai bermunculan.
The Yin-Yang Master: Dream Of Eternity akan ditayangkan perdana secara eksklusif di Netflix di lebih dari 190 negara dan wilayah, mulai 5 Februari 2021.
Tentang Dream Of Eternity
Penayangan Perdana Global: 5 Februari 2021, 00.00 Waktu Standar Pasifik
Sutradara/Penulis Naskah: Guo Jingming
Kreator/Konsultan: Baku Yumemakura
Pemeran: Mark Chao, Allen Deng, Olivia Wang, Jessie Li, Wang Duo
Perusahaan Produksi: Hehe Pictures, Zestful Unique Ideal, Thinkingdom Pictures, Shanghai Film Group
Penjualan Internasional: Fortissimo Films
Tentang Netflix
Netflix adalah penyedia layanan hiburan streaming terkemuka di dunia dengan lebih dari 195 juta keanggotaan berbayar di lebih dari 190 negara, menyuguhkan serial TV, dokumenter, dan film panjang dalam berbagai genre dan bahasa. Anggota dapat menonton sepuasnya, kapan pun, di mana pun, melalui layar apa pun yang terhubung ke Internet. Anggota dapat memutar, menjeda, dan melanjutkan tayangan tanpa iklan atau komitmen.
