Langsung ke konten

NETFLIX MENGUMUMKAN SERIAL ORIGINAL BELGIA PERTAMA - INTO THE NIGHT

Into the Night

Netflix hari ini mengumumkan serial original Belgia pertamanya, Into the Night, yang akan disutradarai oleh duo dari Belgia, Inti Calfat dan Dirk Verheye (Over Water), dan diproduksi oleh Entre Chien et Loup. Serial yang terdiri dari enam bagian ini ditulis dan digagas oleh Jason George (The Protector, Narcos) yang bertindak sebagai showrunner dan produser eksekutif. Produser eksekutif lainnya termasuk Tomek Baginski (The Witcher, The Cathedral), dan Jacek Dukaj, penulis novel laris The Old Axolotl yang akan diadaptasi untuk serial ini.

Into the Night menceritakan kisah tentang upaya mempertahankan sisi kemanusiaan saat menghadapi bencana kosmik, tatkala sebuah penerbangan bertolak dari Brussel. Serial ini akan didukung oleh pemeran internasional dari Belgia, Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Rusia, dan Turki.

Into the Night diawali dengan bencana yang terjadi tiba-tiba ketika matahari, tanpa diketahui sebabnya, mulai membunuh segala sesuatu yang terkena pancaran sinarnya. Serial ini berpusat pada para penumpang dan kru pesawat yang "beruntung" karena berada dalam penerbangan malam dari Brussel, dan berusaha terbang ke arah barat — menuju kegelapan malam yang menjanjikan keselamatan. Para penumpang pesawat ini berasal dari berbagai negara dan menggunakan beragam bahasa, dari kalangan kaya dan miskin, tua dan muda, sipil dan militer. Para penumpang yang tampak biasa-biasa saja ini memiliki satu tujuan yang sama: Hasrat untuk bisa selamat dari matahari — dan dari satu sama lain — dengan cara apa pun.

Michael Azzolino, Direktur Original Internasional di Netflix: “Kami senang bisa mengumumkan serial original Belgia pertama kami, Into the Night. Kami sangat antusias bisa bekerja sama dengan tim penulis, produser, sutradara, dan pemeran internasional yang hebat untuk menghidupkan serial unik ini.”

“Dalam thriller yang mengusung konsep pengandaian (high-concept) ini, Into the Night mengajukan pertanyaan mendasar yang sering didengungkan akhir-akhir ini: Bisakah orang-orang tetap bersatu demi mencapai kebaikan bersama — ataukah kepentingan pribadi akan memecah belah kita?” ujar showrunner sekaligus penulis, Jason George. “Saya sering menganggap bahwa penerbangan komersial adalah sebuah komunitas sementara, menyatukan orang-orang yang tak saling kenal dengan latar belakang dan keyakinan berbeda di tempat yang sama. Terkadang, situasi ini mendorong terjalinnya persahabatan, atau justru memicu pertengkaran gara-gara hal sepele, seperti masalah sandaran lengan.”

Tomek Bagiński, produser eksekutif: “Idenya diambil dari buku luar biasa karya Jacek Dukaj, The Old Axolotl, tentang transhumanisme. Bagian yang paling saya sukai dari cerita ini adalah kiamat yang tak terelakkan dan ide bahwa kita bisa meloloskan diri dengan menaiki pesawat bersama sekelompok orang tak dikenal yang bahkan tidak berbicara dengan bahasa yang sama. Kita tidak pernah benar-benar mengenal siapa orang-orang yang bepergian bersama kita, maka suatu kondisi yang membuat kita menyadari bahwa saat ini mereka menjadi masyarakat baru kita – merupakan orang-orang yang memegang kunci bagi kelangsungan hidup kita – akan menjadi dasar untuk membangun sebuah drama yang hebat dan thriller yang luar biasa.”

Into the Night akan diluncurkan ke seluruh dunia di Netflix pada 2020.

Tentang Netflix
Netflix adalah penyedia layanan hiburan Internet terkemuka di dunia dengan lebih dari 151 juta keanggotaan berbayar di lebih dari 190 negara, menyuguhkan serial TV, dokumenter, dan film panjang dalam berbagai genre dan bahasa. Anggota dapat menonton sepuasnya, kapan pun, di mana pun, melalui layar apa pun yang terhubung ke Internet. Anggota dapat memutar, menjeda, dan melanjutkan tayangan tanpa iklan atau komitmen.

Tentang Entre Chien et Loup
Entre Chien et Loup adalah perusahaan produksi yang berbasis di Brussel. Selama lebih dari 30 tahun, perusahaan menggandeng sutradara-sutradara andal dan telah memproduksi lebih dari 100 film panjang. Kredit internasional meliputi film-film garapan Terry Gilliam (The Man Who Killed Don Quixote), Paul Verhoeven (Elle), Rupert Everett (The Happy Prince), dan sebagainya. Dan sutradara lokal termasuk Sam Garbarski (Irina Palm), Delphine Lehericey (Puppylove), atau Nabil Ben Yadir (Les Barons). Selain film panjang, perusahaan baru-baru ini melakukan sesuatu yang baru dengan memproduksi serial TV internasional yang sukses, seperti Public Enemy (season 1 dan 2), serta Versailles (season 3).