Hiburan
27 Januari 2021Julie Bowen, Nick Thune, Jackson Rathbone, dan Pendatang Baru Olga Petsa, Audrey Hsieh, dan Diego Mercado Bergabung Sebagai Pemeran
Sutradara: Valerie Weiss (Outer Banks, The Archer)
Penulis: Naskah pemenang Blacklist oleh Stacey Menear (The Boy) dengan revisi oleh Alice Wu (The Half of It)
Produser: Gil Netter (Just Mercy, Life of Pi, The Blind Side), Jim Wedaa (The Boy)
Produser Eksekutif: Jennie Lee (Flora & Ulysses, Just Mercy), Chris Foss
Pemeran: Gemma Brooke Allen (Kate, Black Pumpkin), Olga Petsa, Audrey Hsieh (Here Today), Diego Mercado, Nick Thune (The Right One) Jackson Rathbone (The Twilight Saga), dan Pemenang Emmy Award, Julie Bowen (Modern Family, Hubie Halloween)
Sinopsis: Pada malam menjelang pergantian ke tahun 2000, Beverly Moody (Gemma Brooke Allen), gadis yatim piatu berusia 12 tahun yang canggung, menemukan mixtape rusak yang direkam oleh orang tuanya saat masih remaja. Dibesarkan oleh neneknya, Gail (Julie Bowen), yang dahulu juga menjadi ibu saat masih remaja dan merasa sedih setiap kali membicarakan mendiang putrinya, Beverly melihat mixtape ini sebagai kesempatan untuk akhirnya mengetahui lebih banyak tentang orang tuanya. Jadi, ia memulai petualangan untuk menemukan semua lagu di dalam mixtape tersebut. Dalam perjalanannya, ia menjalin pertemanan dengan tetangganya yang aneh, Ellen (Audrey Hsieh); Nicky yang tangguh dan mengintimidasi (Olga Petsa); dan Anti, pemilik toko kaset yang anti terhadap segalanya dan menjadi kunci untuk menemukan lagu-lagu ini, dan memperbarui ikatan antara Gail dan Beverly.
Pernyataan dari Sutradara, Valerie Weiss: “Sebagai ibu dari dua putri yang berada di ambang masa kanak-kanak dan dewasa, saya merasa berkewajiban untuk mengarahkan kisah gadis berusia 12 tahun yang mencoba menemukan identitasnya melalui musik, persahabatan, dan koneksi dengan neneknya yang masih muda, yang selama ini membesarkannya. Saya tahu ini adalah kesempatan untuk membuat film yang tak lekang oleh waktu, yang memperlihatkan dunia dengan cara yang saya pikir harus dilihat oleh kedua putri saya dan teman-teman mereka. Dunia yang mencerminkan nilai-nilai yang mereka perlukan untuk membuatnya menjadi tempat yang lebih baik sembari merayakan musik luar biasa, nostalgia tahun 90-an yang keren, sekaligus membentuk identitas mereka sendiri. Film yang mengajarkan kepada mereka bahwa tidak ada yang tidak ada yang benar-benar hilang jika kita bisa menemukan keberanian untuk menjalin hubungan kembali.”
Mixtape bergabung dengan deretan film keluarga live action Netflix yang menampilkan anak dan remaja, termasuk Feel the Beat, disutradarai oleh Elissa Down (The Honor List) dan dibintangi Sofia Carson; The Main Event di WWE, disutradarai oleh Jay Karas (Ali Wong: Hard Knock Wife) dan dibintangi Seth Carr; dan komedi tahun 2019, Tall Girl, disutradarai oleh Nzingha Stewart (Little Fires Everywhere) dan dibintangi Ava Michelle. Film-film yang akan datang lainnya termasuk Finding Ohana, disutradarai oleh Jude Weng (Fresh Off the Boat); dan A Week Away, disutradarai oleh Roman White (Summer Forever).
Pasfoto (silakan download)
Tentang Valerie Weiss
Pembuat film dan ilmuwan pemenang penghargaan, Valerie Weiss, telah menyutradarai tiga film panjang dan dua puluh episode televisi, termasuk tiga episode Outer Banks (Netflix), satu episode Why Women Kill (CBS All Access), Maryellen: An American Girl Special (Amazon), beberapa episode untuk Dick Wolf Productions (NBC), Shondaland (ABC), dan episode terakhir pertengahan season dari Prodigal Son karya Berlanti (Fox).
Menyandang gelar Ph.D. di bidang kristalografi sinar-X dari Harvard University, Valerie menghabiskan kariernya, baik sebagai ilmuwan dan pembuat film, mengubah materi abstrak menjadi cerita visual yang menarik. Karyanya disebut "berani, tetapi ringan" karena merangkul topik-topik kontroversial dengan cara yang memikat dan meliputi genre laga, thriller, drama, fiksi ilmiah, dan komedi. RogerEbert.com menyebut film panjang keduanya, A Light Beneath Their Feet, “Penuh emosi jujur dengan kejelian tidak biasa... Berselang-seling antara menarik, meresahkan, dan menyentuh perasaan, it] film itu merupakan kemenangan pembuatan film penuh empati". Film panjang ketiga Valerie, The Archer, ditayangkan perdana di SXSW 2017, merupakan film laga feminis yang mengusung genre kisah menuju dewasa, dan paling tepat digambarkan sebagai perpaduan Thelma and Louise dan First Blood.
Valerie adalah anggota Directors Guild of America, alumnus program AFI Directing Workshop for Women (DWW). Ia berpartisipasi dalam Program WeForShe DirectHer dan DGA Director Development Initiative. Pada 2018, Valerie memenangi penghargaan tertinggi di Fox Filmmaking Lab dan ditunjuk untuk menyutradarai film pendek berdasarkan proposalnya untuk sekuel film berseri Maze Runner yang berpusat pada wanita, berjudul True Maze. Ia memiliki dua gadis kembar praremaja dan bersama suaminya, Rob Johnson, tinggal di lingkungan View Park di Los Angeles. Ia diwakili oleh CAA, John Bauman Management, dan Ziffren Brittenham LLP.
Tentang Gil Netter
Diakui karena karyanya pada sejumlah film yang menuai banyak pujian, GIL NETTER (Produser) adalah produser nomine Piala Oscar dua kali, yang paling dikenal karena menghadirkan Life of Pi di layar. Disutradarai oleh Ang Lee dari naskah berdasarkan novel pemenang penghargaan karangan Yann Martel, film ini berhasil meraih kesuksesan kritis dan komersial, menghasilkan lebih dari $600 juta di seluruh dunia dan dinominasikan untuk 11 Piala Oscar, termasuk sebagai Film Terbaik. Baru-baru ini, Netter memproduseri Just Mercy yang disutradarai oleh Destin Daniel Cretton, menandai kolaborasi ketiga Netter dengan sang penulis/sutradara.
Kredit Netter juga termasuk fenomena box office tahun 2009, The Blind Side, yang dinominasikan untuk Piala Oscar dalam kategori Film Terbaik, The Shack, salah satu film berbasis agama dengan penghasilan kotor terbesar yang pernah dibuat,The Glass Castle, The Sea of Trees, Water for Elephants, Marley and Me, Phone Booth, Flicka, Fever Pitch , dan A Walk in the Clouds.
Sebelumnya, Netter menjabat sebagai presiden Zucker Brothers Productions, dan di sini bekerja ia mengawasi produksi Ghost, sebuah kesuksesan komersial kolosal, yang dirilis pada pertengahan tahun 1990 dan dinominasikan untuk lima Piala Oscar.
Netter juga bertindak sebagai produser eksekutif untuk film nomine Oscar, Golden Globe, dan BAFTA, My Best Friend's Wedding, juga sebagai produser eksekutif First Knight, My Life, Naked Gun 33 1/3: Final Insult, danNaked Gun 2: The Smell of Fear.
Karya Netter yang akan datang termasuk Flora & Ulysses, film original Disney+, dan Atlantis, film panjang musikal yang terinspirasi oleh masa kecil Pharrell Williams. Proyek-proyek lainnya termasuk The Graveyard Book untuk Disney; Catherine the Great, skenario nomor satu dalam Black List yang prestisius tahun 2014, ditulis oleh Kristina Lauren Anderson; adaptasi The Merlin Saga arahan Chris Weitz untuk Disney, berdasarkan seri buku yang ditulis oleh T.A. Barron; dan film adaptasi dari novel fantasi karangan Paulo Coelho tahun 1998, The Alchemist, untuk Kevin Frakes.
